Suatu jaringan adalah sekumpulan komputer
desktop atau laptop dan juga perangkat jaringan lainnya seperti printer
yang dihubungkan secara bersama dengan tujuan utama adalah untuk saling
berkomunikasi dan bertukar data satu sama lain. Inti dari jaringan komputer adalah
berbagi dan memungkinkan komputer anda untuk terhubung dengan internet,
berkomunikasi satu sama lain, dan berbagi sumberdaya seperti file dan
printer.
Dengan
adanya jaringan, anda akan mendapatkan berbagai fleksibilitas dalam
anda bekerja dan meluangkan waktu bersama dengan computer dan perangkat
elektronik. Dengan jaringan komputer anda bisa:
- Anda bisa berbagi satu sambungan broadband internet sehingga semua orang yang berada pada jaringan anda bisa secara bersamaan berselancar – surf internet – jadi tidak bergantian.
- Anda bisa mengakses email account anda sementara yang lain surfing dan digging data
- Bisa berbagi segala macam file seperti documents, termasuk music, gambar digital, dan document lainnya.
- Anda bisa menyimpan library music, gambar, dan file anda kedalam satu tempat suatu media penyimpan, misal NAS (network access storage). Dengan demikian anda bisa mengakses file music anda dari mana saja dirumah anda lewat jaringan.
- Bisa mengamankan computers anda terhadap serangan dari internet seperti viruses, worms, hackers dll secara terpusat. Lihat juga manajemen pacth
- Anda bisa menikamati permainan game satu lawan satu, atau multiplayer game online bersama keluarga dan bahkan bersama kolega anda diseluruh dunia
- Anda bisa berhemat dengan hanya membeli satu printer, media storage, atau perangkat lainnya untuk bisa dipakai secara bersamaan lewat jaringan. Lihat juga printer sharing jaringan.
Banyak
sekali manfaatnya dengan adanya jaringan, anda bisa berbagi storage dan
mengakses file yang ada di komputer lain melalui jaringan yang ada
dirumah anda atau yang lazim disebut sebagai jaringan LAN
(local area network). Tidak masalah dimana anda menyimpan file, anda
selalu bisa mengakses nya, tentunya dengan batasan tertentu. Dan jika
anda menggunakan share storage, anda tidak perlu harus menghidupkan
komputer anda agar komputer lain bisa mengaksesnya. Anda bisa juga
menyimpan file anda di komputer/storage lain di Internet atau yanga
lazim disebut sebagai WAN (wide area network).
Ada
banyak jenis jaringan yang menurut ukuran dan kedekatannya. Dan hampir
semuanya bisa dikatagorikan kedalam dua kelompok dasar yaitu local area
network (LAN) dan wide area network (WAN).
Suatu LAN adalah suatu jaringan dari sekumpulan komputer, printer, atau perangkat jaringan
lainnya yang terbubung satu sama lain secara berdekatan seperti halnya
dalam rumah, kantor, atau sekolahan dan kampus. Dengannya memungkinkan
user yang terbubung dalam jaringan saling berbagi file, printer, atau
storage secara bersama. Apakah jaringan ini hanya terdiri dari dua
komputer atau dalam skala yang sangat besar, tujuan utama nya adalah
agar setiap user bisa saling berbagi (sharing) informasi secara cepat
dan mudah. Jadi biasanya suatu LAN terbatas pada jarak dalam satu gedung
atau area saja yang bisa saling berkomunikasi secara cepat.
Sementara
suatu WAN adalah sekelompok jaringan komputer dalam suatu skala yang
besar melintasi batas geography, seperti antar kota atau antar negara.
Contoh sederhana dari jaringan WAN adalah Internet dimana semua komputer
di seluruh dunia bisa saling berhubungan dan berkomunikasi (tentunya
dengan batasan-batasan tertentu). Sebuah router dibutuhkan untuk bisa
saling berkomunikasi antar jaringan LAN personal anda dengan jaringan
WAN menggunakan suatu protocol jaringan yang umum disebut sebagai TCP/IP.

Gambar diatas menunjukkan suatu diagram konsep jaringan dimana sebuah jaringan LAN terhubung ke jaringan WAN (internet) dengan menggunakan sebuah router.
Ada dua jenis utama dari jaringan:
- Jaringan kabel atau wired – Komunikasi melalui kabel data – yang umum menggunakan basis Ethernet
- jaringan nirkabel (wireless) – komunikasi data melalui gelombang radio
Adalah sangat umum untuk jaringan dirumahan atau dikantoran menggunakan kombinasi keduanya: kabel dan wireless.
Kenapa memilih jaringan kabel?
Jaringan
wired (kabel) telah ada selama beberapa decade. Technology jaringan
wired yang ada sekarang ini yang paling popular adalah jaringan
Ethernet. Kabel data, yang umum disebut sebagai kabel jaringan Ethernet
(CAT5) digunakan untuk menghubungkan komputer dan perangkat jaringan
lainnya yang membentuk jaringan. Jaringan wired adalah sangat bagus jika
anda membutuhkan suatu transfer data dalam jumlah yang sangat besar
dengan kecepatan sangat tinggi dan handal, sebut saja untuk keperluan
gaming dan media entertainment seperti HD (high definition) video.
Keuntungan dari jaringan kabel adalah berikut:
- Realatif murah biayanya
- Menawarkan performa yang sangat tinggi
- Kecepatan tinggi – standard kecepatan Ethernet cable adalah 100 Mbps
- Kecepatan lebih tinggi – kabel Ethernet Gigabit sampai 1000 Mbps
Kenapa menggunakan jaringan wireless?
Jaringan
wireless tidak menggunakan kabel untuk saling koneksi. akan tetapi
mereka menggunakan gelombang radio seperti telpon cellular anda.
Keuntungan utama dari jaringan wireless adalah sifatnya yang mobile
(bergerak) dan bebas dari suatu batasan kabel atau koneksi tetap.
Keuntungan dari jaringan wireless adalah berikut:
- Sifatnya yang mobile dan bebas – anda bisa bermain dari mana saja dalam jangkauan sinyal wireless jaringan
- Tidak terbatas pada koneksi kabel atau koneksi tetap.
- Instalasi yang cepat dan tidak susah payah, tidak perlu ngebor dinding untuk menembusnya untuk keperluan kabel jaringan
- Tidak perlu membeli kabel data jaringan sehingga menghemat waktu dan tidak ribet
- Mudah dalam pengembangan
Dengan
jaringan wireless anda bisa menggunakan komputer anda dimanapun dirumah
anda atau dikantor, bahkan di taman atau di gazebo anda. Anda bisa
ngecek email dan browsing atau online atau bahkan anda bisa nge-print
secara wireless dari ruangan lainnya. Anda tidak perlu lagi ngebor
lobang untuk memasang kabel jaringan Ethernet menembus tembok. Anda bisa
terkoneksi kedalam jaringan tanpa kabel. Di luar rumah anda bisa
terhubung dengan jaringan hotspot public seperti di café, airport,
hotels, kampus dll. Hal ini sangat cocok buat mereka yang sering
melakukan perjalanan.
Bahkan
sekarang ini sudah marak tersedia jaringan cellular (jaringan 3G/4G)
yang bisa diakses melalui telpon sellular tertentu, dan anda juga bisa
berbagi satu account sambungan 3G ini dengan beberapa orang dengan
menggunakan modem 3G dan juga router 3G sebut saja DIR-450/451 dari D-Link atau Cradlepoint CTR-500.
Jantung
dari suatu jaringan dirumahan adalah sebuah router. walaupun ada dua
jenis router yang mencakup wired dan wireless, sebuah wireless router
bisa mengerjakan semuanya seperti yang bisa dilakukan pada wired router,
dan memberikan fleksibilitas lebih dan bahkan harganyapun hampir sama.
Sebut saja wireless router E-Series dari Linksys, atau sebut saja Netgear WNDR37AV untuk gaming dan video.
Hampir semua wireless router
dilengkapi dengan setidaknya 4 buah port Ethernet baik Fast Ethernet
atau Gigabit Ethernet. Dengan laptop anda bisa roaming diseluruh rumah
anda tanpa kabel, atau PC terletak disamping router bisa menggunakan
koneksi kabel untuk kecepatan handal yang tinggi. Untuk kenyamanan dan
kemudahan jaringan wireless adalah jawabannya.
Performa Wireless
Performa
maksimum dari suatu wireless didapatkan dari spesifikasi standard IEEE
802.11. performa actualnya bisa bervariasi, meliputi capasitas jaringan
wireless yang lebih rendah, rate data throughput, jangkauan dan range.
Performa bisa tergantung banyak faktor, kondisi dan variable, termasuk
jarak dari access point
(base station), volume traffic jaringan, konstruksi dan bahan bangunan,
operating system yang digunakan, campuran atau produk wireless yang
digunakan, interferensi dan kondisi lainnya.
Berikut adalah beberapa jenis standard wireless 802.11
Wireless-A (802.11a)
Standard
wireless 802.11a beroperasi pada frequency 5 GHz yang terbilang kurang
membludak dibandingkan dengan freq 2.4 GHz dimana telephone dan
microwave bisa menyebabkan interferensi. Walau kecepatannya sampai 54
Mbps, rangenya hanya sampai 25 meteran saja. Wireless A ini tidak
compatible dengan wireless B/G dan N karena beroperasi pada frequency
yang berbeda.
Wireless-G (802.11g)
Hampir
sama dengan wireless B akan tetapi kecepatan bisa sampai 5 kalinya
sampai 54 Mbps. Anda bisa mencampurkan wireless B dan G, akan tetapi
anda akan kehilangan performa cepat dari wireless G.
Wireless-N (802.11n)
Wireless 802.11n adalah generasi wireless terkini dan paling cepat sampai 300 Mbps bahkan lebih sampai 450 Mbps (misal pada TEW-691GR dari Trendnet). Wireless N ini diusung dengan technology MIMO
(Multiple Input, Multiple Output) yang menggunakan multiple radio untuk
mentransmisikan multiple stream data melalui multiple channel. Wireless
N ini sangat cocok untuk applikasi yang haus akan bandwith seperti
streaming HD video, voice, dan music.
Dual Band
Dual-band
router bekerja pada kedua frequency 2.4 GHz dan 5 GHz. Beberapa
wireless routers bekerja pada salah satu band saja atau beberapa juga
bekerja bersamaan pada kedua band. Dengan dual-band, akan mengurangi
interferensi dan memberikan bandwidth lebih untuk aplikasi semacam
streaming video.
Berikut adalah persyaratan yang anda perlukan untuk membangun jaringan internet dirumahan atau dikantoran.
Router
Router
adalah merupakan jantung dari jaringan anda dirumah dan dia merupakan
suatu perangkat yang meneruskan semua traffic dari dan ke internet dan
sebaliknya dalam jaringan anda. Dengan router juga anda bisa berbagi
koneksi internet dari ISP anda kepada beberapa komputer dalam jaringan.
Router juga berfungsi sebagai layer security dari ancaman keamanan
internet.
Koneksi layanan internet kecepatan tinggi (Cable atau ADSL)
Anda
bisa membeli suatu layanan internet kecepatan tinggi dari ISP (internet
service provider) anda misal dari layanan Telkom Speedy. Anda juga bisa
membuat jaringan Internet menggunakan layanan Cellular. Tentunya
menggunakan router yang berbeda sebut saja MEBR3500 dari Netgear atau MBR1200 dari Cradlepoint. Layanan internet berkecepatan tinggi umum disebut sebagai broadband internet untuk membedakan dengan dial-up.
Modem
Modem
berfungsi untuk menghubungkan layanan broadband Internet kepada
komputer anda agar anda bisa surfing internet dan mengakses email anda.
Tergantung pada layanan broadband Internet anda baik Cable atau ADSL,
maka anda harus menyesuaikan modem tersebut. biasanya fihak ISP
menyediakan modem saat anda menandatangani persetujuan layanan Internet
dirumah anda. Suatu gateway router adalah suatu perangkat terpadu yang
sudah termasuk didalamnya modem dan router misalkan DGND3300 dari Netgear.
Network Adapter
Network
adapter memungkinkan komputer anda terhubung kepada jaringan. jika
komputer anda sudah memiliki adapter didalamnya anda tidak perlu
membelinya lagi. Ada banyak jenis adapter tergantung dari komputer yang
anda pakai.
Untuk desktop computer:

- Anda bisa menggunakan PCI adapter yang bisa diselipkan pada slot PCI komputer anda dengan membuka casing nya tentunya.
- Atau bisa menggunakan USB adapter dengan cara memasukkannya kedalam port USB pada komputer anda tanpa harus membuka casing komputer sehingga lebih praktis.
Untuk Laptop Anda bisa menggunakan:
- PC Card (PCMCIA) yang merupakan adapter sebesar kredit card anda, selipkan pada slot laptop anda.
- ExpressCard, khusus laptop yang mempunyai slot ExpressCard
- USB adapter, sangat praktis dan simple.

Untuk
mendapatkan performa yang maksimal, anda harus mencocokkan adapter dan
router yang anda pakai. Misal wireless router yang anda gunakan adalah
dari standard 802.11n dual-band (misal Linksys WRT610N atau DIR-855 D-Link), maka anda juga harus menggunakan adapter dengan standard wireless yang sama yaitu wireless N dual-band sebut saja WUSB600N dari Linksys atau TEW-644 USB dual-band adapter.
Local Area Network
Local area network memberikan fungsi pengiriman data melalui berbagai jenis jaringan fisik. Local area network beroperasi pada layer 1 (layer physical) dan 2 (layer data link) dalam model referensi OSI
yang bekerja secara sinergi untuk melaksanakan tugas terbentuknya
komunikasi data dengan design yang bagus dari environment jaringan anda.
Untuk lebih jelasnya masalah referensi model OSI ini anda bisa baca
lebih detil di artikel saya yang lain masalah model referensi OSI.
Local area network (LAN) terdiri dari komputer, network interface card (NIC), networking medium, piranti pengendali traffic jaringan, dan piranti peripheral jaringan lainnya.
LAN memungginkan suatu kantor bisnis yang menggunakan technology
komputer untuk berbagi secara efficient seperti files, printer, dan
memungkinkan komunikasi informasi seperti E-mail, telephone VoIP, Skype,
dan lain-2.
Local Area Network didesign untuk melakukan berikut ini:
- Beroperasi dalam batasan area geografi
- Memungkinkan semua user untuk mengakses media bandwidth lebar
- Memberikan konektifitas full-time kepada layanan local
- Menghubungkan piranti-2 yang berdekatan sebatas media kabel / wireless
Local
area network terdiri dari infrastrucktur jaringan kecepatan tinggi di
satu lokasi tunggal yang dipakai untuk mengirimkan data applikasi dan
layanan data lainnya. Technology local area network yang dipakai secara
luas adalah teknologi Ethernet dikarenakan murahnya budget yang dipakai;
gampang digunakan dan mudah dalam perawatan serta kemampuannya untuk
naik ke skala jaringan berkecepatan Gigabit.
Apa
saja piranti jaringan yang dipakai pada infrastruktur jaringan local
area network? piranti jaringan yang beroperasi pada layer 2 Data Link
adalah Bridge; Switch dan ATM switch.
Switch merupakan piranti switching yang murni bekerja pada layer 2 yang
memungkinkan penggunaan bandwidth Ethernet lebih effisien. Piranti
switch ini bisa melokalisasi dampak dari collision (tabrakan) data
maupun contention data (data yang saling berebut jalan – yang saling
salip dijalanan dua arah) dalam suatu jaringan. Hal ini bisa dicapai
dengan cara mempelajari alamat piranti (MAC address) secara dinamis
dalam local area network dan hanya menyampaikan datagram ke alamat
piranti yang berhak menerima saja – sesuai alamat penerima kalau dalam
surat tertulis. Bagaimana dengan Bridge? Bridge merupakan definisi
aslinya dari fungsi yang bisa dilakukan oleh switch. Sementara ATM
switch merupakan piranti ATM yang mempunyai kemampuan fungsi switch.
Semenetara piranti local area network yang beroperasi pada layer 1
adalah Hub atau concentrator atau repeater.
Apa saja Design local area network yang umum?

Gambar
diatas ini adalah diagram local area network dengan skala kecil yang
hanya terdiri beberapa komputer sebagai client dari sebuah server data
yang juga berfungsi sebagai print server; Wins ataupun bahkan sebagai DNS juga. Local area network ukuran sederhana ini biasa diapakai dalam SOHO – small office home office.

Gambar
diatas ini merupakan local area network dengan ukuran medium yang bisa
terdiri dari 3 atau lebih switch yang terpasang pada satu atau beberapa
jaringan antar gedung. Kita lihat bahwa tidak diterapkan system
redundancy dalam skala jaringan menengah ini.

Local
area network yang jauh lebih rumit bisa diihat dari diagram diatas yang
merupakan local area network skala besar dimana switch-2 tersebut
diconfigurasi sedemikian rupa dalam suatu jaringan dengan system
redundancy dengan mengaktifkan semua protocol spanning tree pada switch-2 tersebut begitu juga manual tuning dari semua switch.
Kenapa
tidak ada satupun hub dalam ketiga bentuk rangkaian local area network
diatas? Hub sudah tidak lagi popular sekarang ini, tapi yang lebih
penting lagi adalah alasan bahwa hub merupakan piranti jaringan yang
sudah kuno bahkan yang paling cerdas sekalipun tidak bisa menggunakan
bandwidth local area network secara effisien. Sebab hub yang berfungsi
sebagai repeater banyak port membagi bandwidth yang terbatas secara
bersama-sama diantara semua piranti yang terhubung, dan membentuk satu
collision domain dan satu broadcast domain – pokoknya tumplek bleg dalam
satu bandwidth rame-rame. Hal seperti inilah yang pada akhirnya
menimbulkan banyaknya data collision (tabrakan data), timeout pada
terminal dan juga banyaknya transmisi data ulang.
Oleh
karena itu maka semua local area network sudah seharusnya memakai
switch yang bakal meningkatkan jauh lebih tinggi aliran jaringan
Ethernet dan jauh mengurangi data collision pada local area network.
untuk itu, yang berikut ini adalah standard yang direkomendasikan oleh
switch yang dipakai dalam local area network.
- Untuk koneksi desktop computer gunakan switch minimum berkecepatan 100Mbps.
- Gunakan switch berkecepatan 1 Gigabit untuk koneksi server atau koneksi antar switch (uplinks).
- Switch harus mendukung command line untuk utilitas Telnet; yaitu management berbasis snmp.
- Mendukung protocol spanning tree.
- Mendukung Virtual LAN (VLAN).
- Mendukung tuning protocol STP per VLAN.
- Mendukung teknologi aggregation
VLAN
bisa membuat jaringan bisa di buat segmentasi dengan mudah untuk alasan
managemen ataupun alasan keamanan. VLAN juga memungkinkan LAN densitas
tinggi dibangun menggunakan hardware switch yang sama. Beberapa switch
dapat juga saling menghubungkan antar VLAN secara transparan dengan
mengunakan protocol VLAN trunking.

Pada diagram sederhana diatas ini, local area network di segmentasi menggunakan switch yang mendukung VLAN. Pada scenario kita sebelumnya,
local area network pada departemen Geologi; Akunting dan Workshop
disegmen dengan menggunakan VLAN. Ingin tahu lebih lengkap masalah
jaringan komputer? Miliki E-book Tutorial jaringan komputer.
Jaringan WAN
Wide Area Network (WAN) adalah suatu jaringan yang digunakan untuk membuat interkoneksi antar jaringan komputer
local yang secara fisik tidak berdekatan satu sama lain, yang secara
fisik bisa dipisahkan dengan kota, propinsi, atau bahkan melintasi batas
geography – lintas negara dan benua. Ada beberapa Teknologi Jaringan WAN saat ini yang bisa kita gunakan. Berbeda dengan jaringan LAN,
ada perbedaan utama antara keduanya dimana terletak pada jarak yang
memisahkan jaringan-2 yang terhubung tersebut. WAN menggunakan media
transmisi yang berbeda, maupun hardware dan protocol yang berbeda pula
dengan LAN. Data transfer rate dalam komunikasi WAN umumnya jauh lebih
rendah dibanding LAN.
Komunikasi Jaringan WAN
Teknologi Jaringan WAN
bergantung pada fihak ketiga dalam hal ini perusahaan penyedia layanan
Telecommunication yang menyediakan layanan hubungan jarak jauh. Tidak
seperti pada jaringan LAN dimana koneksi antar device (komputer)
ditransmisikan dari satu piranti digital / komputer kepada piranti
digital lainnya melalui koneksi fisik secara langsung, teknologi jaringan WAN menggunakan kombinasi sinyal analog dan sinyal digital dalam melakukan transmisi data.
Pada diagram jaringan WAN berikut ini menjelaskan masing-2 komponen dan fungsi dalam konsep teknologi Jaringan WAN.
Gb 1 Diagram koneksi WAN
- DTE (Data terminal equipment) adalah suatu piranti disisi link jaringan WAN yang berada pada sisi pelanggan (biasanya gedung / rumah pelanggan) yang mengirim dan menerima data. DTE (biasanya berupa router jaringan atau bisa saja berupa komputer atau multiplexer) adalah merupakan tanda marka antara jaringan WAN dan jaringan LAN. DTE ini merupakan piranti yang akan berkomunikasi dengan piranti DCE disisi ujung lainnya.
- Demarc atau titik demarkasi adalah titik yang merupakan interface jaringan dimana kabel perusahaan telpon terhubung dengan rumah pelanggan.
- Local Loops adalah perpanjangan kabel line telpon dari Demarc menuju kantor pusat Telco yang mana pemeliharaannya difihak Telco, bukan tanggung jawab pelanggan. Kabel ini bisa berupa kabel UTP, fiber optic atau gabungan keduanya dan juga media lainnya.
- DCE (data circuit terminating equipment) adalah suatu piranti (biasanya berupa router disisi ISP) yang berkomunikasi dengan DTE dan juga WAN Cloud. DCE ini merupakan piranti yang memasok clocking (denyut sinyal sinkronisasi) kepada piranti DTE. Sebuah modem atau CSU/DSU disisi pelanggan bisa diklasifikasikan sebagai DCE. DTE dan DCE bisa saja beupa piranti yang serupa / router akan tetapi mempunyai peran dan fungsi yang berbeda.
- WAN cloud, merupakan hirarchi Trunk, Switches, dan CO (central office) yang membentuk jaringan telephone lines. Struktur fisik bisa bervariasi, dan jaringan-2 yang berbeda dengan titik koneksi bersama bisa saja saling overlap, makanya direpresentasikan dalam bentuk WAN cloud. Sisi pentingnya adalah bahwa data masuk melalui jaringan telpon, menjelajah sepanjang line telpon, dan tiba pada tepat pada alamat tujuannya.
- PSE (packet switching exchange) adalah suatu Switch pada jaringan carrier packet switched. PSE-2 ini merupakan titik-titik penghubung dengan WAN cloud.
Paket
messages menjelajah dari titik ke titik yang berbeda tergantung pada
koneksi fisik dan protocol yang digunakan. Disini tidak lagi dibahas
mengenai teknologi jaringan WAN dalam koneksi WAN yang sudah dibahas sebelumnya, yang secara pokok ada tiga macam berikut ini:
- Koneksi Dedicated
- Jaringan Circuit-switched
- Jaringan Packet-switched
Jenis
Jaringan WAN dedicated dan switched mempunyai suatu koneksi yang selalu
tersedia kepada jaringan, akan tetapi untuk jenis circuit switched
perlu melakukan suatu pembentukan koneksi via semacam mekanisme dial-up
antar kedua piranti yang mau berkomunikasi. Dalam suatu konfigurasi
dial-on-demand routing (DDR) – router secara automatis membuka koneksi
jika ada data yang akan ditrasnmisikan (tentunya sesuai dengan
access-list rule), dan akan menutup sendiri jika line dalam keadaan idle
selama durasi tertentu yang disetel dalam konfigurasinya.
Layanan Jaringan WAN
Ada banyak penerapan teknologi jaringan WAN pada layanan WAN oleh ISP atau jasa layanan koneksi WAN yaitu sebagai berikut:
PSTN
PSTN
adalah public switched telephone network, adalah merupakan teknologi
tertua dan diapakai secara luas diseluruh dunia dalam komunikasi WAN.
PSTN adalah teknologi Jaringan WAN dalam jaringan circuit-switched.
Teknologi ini berbasis dial-up atau leased line (always-on) menggunakan
line telephone dimana data dari digital (komputer) diubah menjadi data
analog oleh modem, dan kemudian data tersebut menjelajah dengan
kecepatan terbatas sampai 56 Kbps saja.
Leased lines
Leased line adalah jenis dedicated
dari teknologi jaringan WAN menggunakan suatu koneksi langsung yang
bersifat permanen antara piranti yang berkomunikasi dan memberikan suatu
koneksi konstan dengan kualitas layanan koneksi (QoS). Akan tetapi
leased line adalah lebih mahal dibanding dengan sambungan sesuai
kebutuhan (dial-on-demand) PSTN.
X.25
X.25
dispesifikasikan oleh ITU-T – adalah suatu teknologi jaringan WAN paket
switching melalui jaringan PSTN. X.25 dibangun dengan merujuk pada layer Data Link dan Physical layer pada referensi model OSI.
Awalnya X.25 menggunakan line analog untuk membentuk jaringan paket
switched, walaupun X.25 bisa juga dibentuk menggunakan jaringan digital.
Protocol X.25 mendefinisikan bagaimana koneksi antara DTE dan DCE di
setup dan dipelihara dalam Public Data Network (PDN)
- Anda perlu berlangganan layanan X.25 yang bisa menggunakan line dedicated kepada PDN untuk membentuk koneksi WAN.
- X.25 bisa beroperasi pada kecepatan sampai 64 Kbps pada line analog.
- X.25 menggunakan frame sebagai ukuran variable paket
- Disediakan deteksi dan koreksi error untuk menjamin keandalan melalui kualitas line analog yang rendah.
Frame relay
Frame relay telah dibahas panjang lebar secara terpisah, artikel yang termasuk juga jaringan frame relay
dan juga koneksi frame relay. Frame relay adalah salah satu teknologi
jaringan WAN dalam paket switching – suatu komunikasi WAN melalui line
digital berkualitas tinggi.
ISDN
ISDN secara rinci juga dibahas terpisah, lihat jaringan ISDN disini baik untuk jaringan ISDN BRI maupun jaringan ISDN PRI.
ISDN (Integrated services digital network) mendefinisikan standards
pada penggunaan line telephone untuk kedua transmisi analog maupun
digital.
ATM
Asynchronous
Transfer Mode (ATM) adalah teknologi jaringan WAN dengan koneksi
kecepatan tinggi dengan menggunakan paket switched system dari kecepatan
155 Mbps sampai 622 Mbps. Ia dapat mentransmisikan data secara
simultan, voice yang digitize, dan sinyal digitize video melalui kedua
jaringan LAN dan WAN. Karakteristik ATM meliputi berikut ini:
- Menggunakan cell kecil berukuran tetap (53-byte) yang mana lebih muda diproses dibandingkan X.25 maupun frame relay yang menggunakan cell dengan panjang bervariable
- Transfer rate bisa setinggi sampai 1.2 Gigabits
- Line digital berkualitas tinggi, low noise, yang menghilangkan perlunya adanya error-checking.
- Bisa menggunakan bermacam-macam media baik coaxial, twisted pair, maupun fiber optic.
- Bisa mentransmisikan secara simultan jenis data yang berbeda.
Tidak
ada perbedaan yang jelas antara layanan WAN seperti frame relay dan
ISDN. Misalkan saja anda bisa menggunakan protocol frame relay melalui
line ISDN. Begitu piranti terhubung dengan WAN cloud, protocol internal
dapat mengkonvert data traffic kedalam format seperlunya kemudian
mengkonvert data itu kembali disisi ujung lainnya.
Hardware WAN
Hardware
WAN biasanya tergantung pada layanan WAN yang ingin anda koneksikan.
Setiap protocol WAN mempunyai spesifikasi dan kebutuhan yang berbeda
untuk hardware dan media transmisinya. Akan tetapi anda mempunyai
pilihan dalam hardware yang anda gunakan, dan hardware WAN selalu
compatible dengan layanan WAN.
Penyedia
layanan WAN biasanya memberikan pilihan kepada anda hardware apa yang
akan dipakai untuk jaringan WAN dan local loop sampai titik demarc.
Local loop biasanya kabel tembaga, kabel yang sama dengan digunakan
untuk layanan telpon.
Kabel
tembaga diklasifikasikan berdasarkan bandwidth, pada gilirannya
menentukan berapa besar data yang bisa dikirim, dan apakah sinyal analog
atau digital. Berikut dijelaskan dua metoda dalam mengklasifikasikan
bandwidth melalui kabel tembaga.
POTS (plaint old telephone services)
Layanan POTS mempunyai karakteristik berikut:
- Kabel-kabel yang ada hanya menggunakan satu pasangan twisted
- Sinyal analog digunakan melalui local loops
- Sebuah modem diperlukan untuk digunakan mengkonversi sinyal digital kedalam sinyal analog.
- Batas efektif line sebatas 56 Kbps
T-Carriers
Teknologi jaringan WAN menggunakan teknologi T-Carriers mempunyai karakteristik berikut ini:
- Menggunakan dua pasang twisted kabel tembaga
- Menggunakan sinyal digital
- Beberapa channel 64 Kbps beroperasi pada kabel yang sama.
T-cariers line diklasifikasikan oleh beberapa channel pendukung yaitu:
- T1 (24 channels)
- E1 (31 channel)
Catatan
bahwa channel 64 Kbps terkadang disebut sebagai DS-0. Line yang
menggunakan 24 channel (T-1) juga biasa direferensikan kepada line DS-1.
Line T-Carriers dapat dibagi menurut jenis data (yaitu: data, digitized
voice, digitized video).
Disamping
media transmisi, anda memerlukan hardware untuk menghubungkan ke WAN
dan juga format signal yang tepat untuk jenis koneksi yang anda gunakan.
Kita tahu bahwa modem mengkonversikan sinyal analog ke digital dan
sebaliknya. Kita menggunakan satu atau kedua hardware berikut ini dalam
semua jaringan digital:
Multiplexer
Sebuah
multiplexer adalah hardware yang menggabungkan signal dari dua atau
lebih piranti kedalam media segmen yang sama. Pada sisi penerima,
multiplexer memisahkan sinyal-2 gabungan ini.
- Sebuah multiplexer Statistical menggunakan channel2 virtual berbeda pada medium fisik yang sama untuk mengirim beberapa sinyal2 yang berbeda sekaligus, yaitu sinyal2 menjelajah bersamaan melalui medium yang sama
- Multiplexer time-division mengirim data paket dari sinyal2 yang berbeda pada interval waktu yang berbeda ketimbang harus mengirim paket dengan membagi medium fisik kedalam chanel2, data dikirim pada slot waktu yang berbeda.
CSU/DSU
Sebuah
Channel service unit / Data service unit (CSU/DSU) menghubungkan sebuah
jaringan dengan line kecepatan tinggi seperti T1. Piranti ini melakukan
format aliran data digital kedalam format frame yang tepat dan juga
line code untuk line digital. Ia juga memberikan fungsi timing. Beberapa
CSU/DSU juga berfungsi sebagai multiplexer juga atau dibangun integral
kedalam router.
- CSU menerima dan mengirim sinyal kepada line WAN, melakukan echo feedback sinyal selama test telpon dan meredam interferensi electrical
- DSU mirip sebuah modem antara DTE dan CSU. Ia mengkonversikan frames dari format yang digunakan didalam LAN kedalam format yang digunakan pada line T1, dan juga sebaliknya. Ia juga memanage line, error timing, dan regenerasi sinyal.
Kita
juga bisa menggunakan berbagai macam interface protocol untuk
konektivitas WAN, seperti synchronous serial protocols atau asynchronous
protocols.
Synchronous
serial protocol menggunakan clock sinyal stabil antara DCE dan DTE
kepada waktu transmisi data. Komunikasi synchronous mengirim data frame
yang besar sejalan dengan waktu clock dan baud-rate. Ia menggunakan
bandwidth secara effisien.
Protocol signal synchronous meliputi:
- V.35
- RS-232 (EIA/TIA)
- X.21
- RS-449
- RS-530
Setiap jenis piranti serial menggunakan konekstor khusus meliputi:
- DB60
- DB25
- DB15
- DB9
Catatan bahwa nomor yang mengikuti tersebut menunjukkan jumlah pin, DB25 menunjukkan jumlah pin 25 dsb.
Protocol asynchronous
Protocol
asynchronous menambahkan start-bit dan stop-bit pada setiap paket yang
dikirim ketimbang memaksa kedua piranti pengirim dan penerima untuk
menggunakan clock yang sama. Sinyal protocol asynchronous adalah paling
banyak dipakai antara dua modem. Akan tetapi dia juga menambahkan
overhead karena penambahan extra bit yang pada gilirannya memperlambat
baud rate. Protocol sinyal asynchronous meliputi:
- V.90
- V.42
- V.35
- V.34
- V.32, V.32bits, V.32turbo
- V.22
Sinyal asynchronous menggunakan line telpon standard dan jacks. Koneksi meliputi:
- RJ-11 (2 kabel)
- RJ-45 (4 kabel)
- RJ-48
Interface bisa dirujuk kepada port fisik pada router yang menghubungkan LAN dan WAN.
Methoda encapsulation jaringan WAN
Protocol
layer fisik WAN menspesifikasikan metoda hardware dan bit sinyal.
Protocol layer Data link mengendalikan beberapa atau semua fungsi2
berikut:
- Error checking dan koreksi
- Pembentukan link
- Komposisi frame-field
- Point-to-point flow control
Protocol2
layer Data link juga menjelaskan metoda encapsulation atau format
frame. Metoda encapsulation WAN umumnya adalah HDLC (high level data
link control). Tergantung pada layanan WAN dan metoda koneksi, beberapa
metoda encapsulation meliputi:
- Cisco HDLC untuk synchronous, koneksi point-to-point dengan router Cisco
- LAPB untuk jaringan2 X.25
- LAPD dalam kombinasi dengan protocol lain untuk channel B dalam jaringan ISDN
- PPP untuk akses LAN dial-up, jaringan WAN circuit-switched dan jaringan ISDN
- Cisco/IETF untuk jaringan frame relay
Gb 2 WAN Encapsulation
Diagram
diatas menjelaskan metoda encapsulation berbagai teknologi jaringan
WAN. Mau tahu lebih detail dan lengkap semua konsep dasar WAN, dari
koneksi WAN, perangkat WAN sampai routing static & dinamis, dari
distance vector sampai link state routing – Kllik disini Tutorial e-book lengkap jaringan komputer.
Jaringan Wireless
Lebih Jauh Dengan Jaringan Wireless atau Wireless Network 802.11
Jaringan Wireless atau Wireless Network memungkinkan kita melakukan komunikasi tanpa melalui kabel jaringan. Akan tetapi piranti jaringan pada Jaringan Wireless / Wireless Network ini masih perlu berkomunikasi dengan piranti lainnya yang ada pada jaringan kabel LAN.
Jaringan Wireless / Wireless Network menawarkan banyak keuntungan yang
tampak (yaitu tanpa kabel) dan juga beberapa hal lain yang mungkin tidak
pernah kita pertimbangkan. Yang paling nyata adalah sifat praktisnya –
mudah dibawa-bawa. Anda bahkan bisa browsing disisi kolam renang anda,
di teras rumah, di gazebo anda, di pendopo anda (wah ini kayak rumah di
sinetron aja …??), jika memang ada Jaringan Wireless / Wireless Network
di rumah anda. Atau bahkan dengan laptop anda, anda bisa browsing
internet di café, di airport, dan banyak lagi tempat-2 yang menyediakan
hot-spot layanan Internet gratis demi kenyamanan anda.
Komunikasi
wireless terjadi di-mana-2 disekitar kita, seperti telpon rumah tanpa
kabel (cordless) yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara telpon
cordless anda dengan base unit telpon adalah karena menggunakan
gelombang radio. Mirip juga yang terjadi antara telpon cellular GSM anda
yang juga mengunakan gelombang radio untuk berkomunikasi kepada
jaringan tower transmitter dan receiver disekitarnya. Bahkan remote
control TV anda juga memperagakan dasar komunikasi wireless dengan
mengunakan gelombang infra merah.
Komunikasi
Jaringan Wireless / Wireless Network menggunakan bentuk energy
elektromagnetik yang merambat melewati ruang. Energy merambat melalui
udara pada berbagai panjang gelombang. Tergantung dari panjang gelombang
itu sendiri, gelombang energy bisa kelihatan kasat mata ataupun tidak
kelihatan. Pada dasarnya energy elektromagnetik dapat menmebus melalui
materi, akan tetapi tidak jarang materi memantulkan energy pada beberapa
derajat dan menyerap sebagian energy juga. Beberapa panjang gelombang
energy memerlukan suatu komunikasi untuk bisa terjadi jika berada pada
satu garis saling lihat karena panjang gelombang tersebut tidak bisa
menembus atau melalui materi itu dengan baik. Sebagai contoh, sebuah
remote control televisi anda yang menggunakan gelombang infra merah pada
umumnya memerlukan komunikasi segaris lurus, tidak terhalang.
Tidak
seperti gelombang inframerah, gelombang radio lainnya yang dipakai pada
telpon cellular tidak memerlukan komunikasi segaris dengan Tower BTS
disekitarnya, akan tetapi berpengaruh juga terhadap ketebalan materi
penghalang. Di suatu daerah yang penerimaan sinyal cellular ini kurang,
terkadang kita akan mencari-cari tempat yang agak tinggi atau bahkan
disamping bangunan untuk mendapatkan sinyal yang bagus – karena dalam
kenyataannya bagian dari bangunan tersebut menyerap sebagian energy dan
ada juga yang memantulkannya.
Jaringan
Wireless / Wireless Network menjadi begitu sangat popular untuk
dipasang dirumah-rumah atau di kantor-2. Keuntungan dari komunikasi
wireless adalah kurang memerlukan perkabelan dalam jaringan.
Kekurangannya adalah dalam hal kecepatan yang biasanya lebih rendah dari
kecepatan jaringan kabel, resiko keamanan karena setiap orang disekitar
jaringan ini akan bisa berusaha nguping komunikasi anda, dan juga
memerlukan technology extra untuk bisa mendapatkan sinyal yang bagus
dalam area yang bisa di jangkau seperti Teknology MIMO.
Topology Jaringan Wireless / Wireless Network
Dalam
jaringan komputer, istilah topology umumnya merujuk pada pola kabel
yang digunakan untuk menghubungkan komputer-2. Jaringan wireless tidak
menggunakan kabel, akan tetapi masih mempunyai topology, yang
mendefinisikan bagaimana piranti wireless berinteraksi pada layer
physical pada model OSI. Pada layer Phyisical, Jaringan Wireless /
Wireless Network 802.11 menggunakan komunikasi spectrum yang menyebar
secara berurutan pada frequency 2.4 GHz, dan piranti-2 tersebut
berkomunikasi satu sama lain menggunakan dua dasar topology: ad hoc dan
infrastructure.
Jaringan Ad Hoc
Suatu
jaringan Ad Hoc terdiri dari dua atau lebih piranti wireless yang
berkomunikasi secara langsung satu sama lain. Sinyal yang dihasilkan
oleh interface adapter Jaringan Wireless / Wireless Network adalah
berarah Omni keluar ke rentang jangkauan yang dipengaruhi oleh faktor-2
lingkungan, dan juga sifat dari piranti yang terlibat. Jangkauan ini
disebut sebagai suatu area layanan dasar (BSA – basic service area).
Jika dua piranti berdelatan pada jangkauan satu sama lain, mereka bisa
berkomunikasi satu sama lain, dan segera membentuk 2 node jaringan.
Piranti jaringan yang berada pada area layanan dasar disebut suatu set
layanan dasar (BSS – basic service set).

Jaringan Wireless Ad Hoc
Jika
ada satu lagi piranti wireless mendekat masuk dalam jangkauan BSA ini
juga bisa berpartisipasi dalam jaringan. Akan tetapi jaringan Ad Hoc
tidaklah transitive , artinya jika dua piranti A dan B saling
berkomunikasi dalam jangkauan piranti A, maka jika ada satu piranti C
masuk dalam jangkauan piranti B tetapi tidak masuk dalam jangkauan A,
maka piranti C tidak bisa berkomunikasi dengan piranti A.
Jaringan infrastructure
Suatu
jaringan infrastructure menggunakan suatu piranti wireless yang disebut
Access Point (AP) sebagai suatu bridge antara piranti wireless dan
jaringan kabel standard. Suatu Access Point (yang berisi transceiver
wireless compliant) adalah suatu unit yang menghubungkan ke jaringan
Ethernet (atau jaringan kabel lain) oleh suatu kabel. Jika ada piranti
wireless lain masuk dalam jangkauan wireless Access Point ini maka ia
bisa saling komunikasi dengan jaringan kabel, layaknya mereka terhubung
dengan kabel saja. Fungsi dari Access Point adalah seperti bridge
transparan, yang secara effektif memperpanjang kabel jaringan dengan
memasukkan piranti wireless didalamnya.
Dalam
jaringan Infrastructure ini, piranti wireless berkomunikasi dengan
access point; nereka tidak berkomunikasi satu sama lain secara langsung.
Makanya walaupun jika kedua piranti wireless berada satu jangkauan
mereka masih harus menggunakan Access Point untuk bisa saling
berkomunikasi.
Jaringan Wireless / Wireless Network IEEE 802.11
Jenis
yang paling popular dari Jaringan Wireless / Wireless Network sekarang
ini adalah yang berdasarkan standard 802.11, yang disebut secara
informal sebagai jaringan Wi-Fi. Spesifikasi 802.11 mendefinisikan
bagaimana dua piranti atau lebih bisa saling mengirim dan menerima data.
Komunikasi
Jaringan Wireless / Wireless Network adalah merupakan shared LAN –
berbagi satu jalur LAN yang sama karena hanya ada satu station saja yang
secara effektif dapat mentransmit data pada satu waktu. Standard 802.11
secara effective bisa menjangkau areal sejauh 100 meter saja. Akan
tetapi dengan beberapa teknologi khusus sinyal ini juga bisa menjangkau
areal lebih luas sampai 300-400 meteran.
Jaringan
Wireless / Wireless Network pada umumnya terdiri dari satu atau
beberapa komputer yang dilengkapi adapter Jaringan Wireless / Wireless
Network 802.11, plus satu atau lebih wireless access point (WAP). Fungsi
dari WAP ini adalah menjebatani atau mengarahkan traffic dari Jaringan
Wireless / Wireless Network ke jaringan kabel LAN dan sebaliknya. Gambar
dibawah ini adalah diagram dari komunikasi computer dengan adapter
wireless dan access point.
Access
point dilengkapi dengan dua buah antenna, yang merupakan komponen dari
wireless yang digunakan untuk men-transmit dan receive sinyal radio
wireless. Sementara dua laptop juga dilengkapi dengan adapter wifi yang
juga mempunyai antenna internal yang memancarkan gelombang radio.
Catatan
bahwa 802.11 tidak lagi menggunakan IEEE 802.2 LLC ataupun format
address yang didefinisikan 802.3; 802.11 menggunakan header MAC yang
berbeda dari 802.3. Sehingga untuk melewatkan traffic, si access point
cukup menukar header 802.11 dengan header 802.3 dan sebaliknya
menggunakan address MAC yang sama. Access point mengarahkan traffic dari
Jaringan Wireless / Wireless Network ke jaringan kabel.
Standard wireless 802.11
1. Standard wireless-B 802.11b
- mentransmit pada rate kecepatan sampai 11 Mbps menggunakan frequency band 2.4 GHz, berbagi jaringan dengan keluaran maksimum biasanya secara real terpatok sekitaran 7 Mbps.
- 802.11b mempunyai range yang bagus akan tetapi bisa dipengaruhi oleh interferensi sinyal radio. Banyak dipakai untuk jaringan dirumahan dan banyak kelemahan disisi keamanan.
2. Standard wireless 802.11a,
- beroperasi pada frequency band 5 GHz dengan transmisi sampai maksimum 54 Mbps.
- Sangat cocok dan bagus pada aplikasi konferensi dan video.
- Bekerja dengan bagus pada populasi yang padat
- Tidak bisa beroperasi pada standard 802.11b/g
3. Standard wireless-G 802.11g
- Pengembangan dari bersi 802.11b dengan rate kecepatan sampai 54 Mbps
- Jangkauan yang lebih pendek (beberapa jenis piranti wireless-G dikuatkan dengan technology yang bisa mencakup area yang lebih luas seperti technology MIMO)
4. Standard wireless-N 802.11n yang masih merupakan draft versi 2.0
- Bisa mencapai speed sampai 270Mbps dengan kondisi tertentu
- Dengan teknologi MIMO bisa mencakup area sampai 300-400 meteran.
Standard
wireless-N ini walaupun masih belum final, masih dalam status DRAFT,
akan tetapi hampir semua produsen piranti wireless sudah mengadopsi
standard 802.11n ini. Disamping kecepatannya jauh lebih tinggi dan juga
jangkauannya lebih luas, wireless-N ini dilengkapi dengan standard
keamanan wireless terkini yaitu Wi-Fi Protected Access (WPA dan WPA2).
Banyak
sekali jenis piranti wireless yang bisa anda gunakan untuk membangun
Jaringan Wireless / Wireless Network anda sendiri di rumah seperti
wireless router dari Linksys WRT610N, D-Link DIR-855, 3COm dan lain-2. Banyak inovasi dalam wireless network seperti product D-Link DIR-685 yang merupakan gabungan fungsi router / storage / ftp server.
Protocol TCP IP
TCP/IP merupakan Protocol Suite Paling Popular Dan Paling Banyak Dipakai
Pada jaringan “wired” LAN,
protocol TCP IP adalah protocol yang banyak dipakai pada jaringan baik
itu PC to PC, jaringan local berskala kecil dirumah, di perkantoran,
skala jaringan medium sampai yang berskala besar pada jaringan
redundance yang komplek pada suatu corporate. Dalam setting konfigurasi setiap komputer Windows yang akan anda koneksikan pada jaringan, anda selalu behubungan dengan protocol TCP IP ini.
Protocol
TCP IP adalah protocol yang paling banyak dipakai pada jaringan
komputer didunia, popularitasnya sangat beralasan dengan fakta bahwa:
- Scalabilitas dan routable
- Open standard – bukan hak paten
- Merupakan standard yang sudah matang dan stabil
- Hampir semua reset yan sedang berjalan melibatkan technology yang menggunakan protocol TCP IP
- Merupakan protocol suite yang dipakai di Internet
Ketika anda sebagai administrator jaringan memutuskan untuk menggunakan protocol TCP IP ini dalam perencanaan infrastruktur jaringan, anda sudah bisa menyadari pekerjaan dibalik peng-aplikasian protocol TCP IP ini. Anda harus melakukan konfigurasi kepada semua piranti jaringan
yang akan tergabung dalam jaringan nantinya. Seperti pemberian IP
address unik untuk setiap piranti jaringan beserta semua parameter
lainnya. Tentunya dengan menggunakan technology yang sudah tersedia
seperti pemberian IP secara automatis
sudah tersedia yang akan memudahkan beban administrator. Dengan
pemakaian protocol TCP IP ini, tentunya anda sudah memasukkan agenda
dalam perencanaan IP address pada jaringan corporate anda mengingat bahwa IP address adalah vital.
- Setiap segmen jaringan fisik memerlukan address jaringan yang unik pada suatu system jaringan
- Setiap host pada jaringan memerlukan IP address unik pada segmen jaringan tersebut
- IP address dibuat berdasarkan ID address jaringan dan ID host
- Class Address dan subnet mask menetukan berapa banyak host yang bisa dimuat dalam satu segment jaringan
Protocol
TCP IP menggunakan IP address untuk mengidentifikasikan computer dalam
jaringan. Setiap paket pada komputer yang ditransmisikan protocol TCP IP
berisi IP address dari komputer yang akan menerima paket tersebut, sementara router juga menggunakan IP address untuk mem-forward paket kepada tujuan yang tepat (lihat juga artikel tentang jaringan Ethernet).
Jaringan dengan protocol TCP IP mempunyai elemen-2 pokok seperti berikut:
- Infrastruktur TCP IP
- Infrastructure inti jaringan
- Connectivity Internet
- Layanan DHCP untuk layanan sewa IP address pada jaringan
- Layanan DNS server
- Layanan WINS Server
Protocol TCP IP suite
Layanan protocol TCP IP, jika di rujuk pada model OSI
ada pada layer Internet dan layer Transport yang membentuk protocol
suite TCP IP. Protocol TCP IP merupakan kumpulan protocol membentuk
Protocol TCP IP suite.
- Protocol-2 yang berbeda yang berjalan bersama-sama menggunakan infrastructure yang sama
- IP, Internet Control Message Protocol (ICMP), Address resolution protocol (ARP)
- TCP, User datagram protocol (UDP)
- Protocol-2 applikasi seperti:
- Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Post Office Protocol 3 (POP3), Internet Message Access Protocol (IMAP)
- HTTP, FTP
- Telnet, Secure Shell (SSH)
- Server Message Block (SMB)
Dalam hubungannya dengan model referensi OSI, protocol TCP IP suite bisa digambarkan dalam diagram berikut ini:
Korelasi Antara TCP IP dan model OSI
Komunikasi protocol TCP IP
Ketika informasi melewati turun pada stack-2 TCP IP, setiap layer menambahkan informasi kepada paket data.
o Data applikasi berisi paket-2 data yang sesungguhnya yang akan dikirim ada di layer Application
o
Melewati layer Host-to-Host (atau layer transport) paket diberi tagging
dengan PORT komputer pengirim dan penerima, apakah itu misal PORT 25
yang merupakan applikasi SMTP (email), PORT 80 untuk applikasi HTTP
(internet) ataupun lainnya.
o Kemudian paket ini turun ke layer IP (atau layer network) untuk diberikan tagging address jaringan atau routable address untuk komputer pengirim dan penerima.
o
Kemudian paket turun ke layer Network Access, turun pada layer driver
jaringan itu sendiri dimana address fisik piranti (address MAC) tersebut
di tagging kepada paket untuk komputer pengirim dan penerima.
Dan
kemudian disini diputuskan kemana paket data tersebut akan dikirim,
bagaimana dikirim dan kemana tujuan nya. Paket di lewatkan dari ujung ke
ujung, bisa saja paket ini dari fisik NIC komputer anda ke default
Gateway, dan dari sana paket dikirim ke Hop berikutnya, ke hop
berikutnya dan terus dari hop ke hop dan untuk setiap hop pada lokasi
tertentu, keputusan perlu dibuat kemana paket akan dikirim dan pada
titik ujung akhir:
o Paket menuju stack TCP IP keatas stack demi stack
o
Informasi dikuliti disetiap stack layer persis seperti diperlakukan
disisi pengirim stack per stack Cuma disini bukan ditagging akan tetapi
dilepas taggingnya, dikuliti, atau dipreteli diambil intinya saja
(jawa:dijokok ontonge tok …hehe…)
Inilah
dasar yang harus dipahami dalam protocol TCP IP karena proses ini
berlaku dari mulai jaringan PC to PC sampai pada jaringan yang sangat
kompleks dalam suatu jaringan corporate global melewati link lintas WAN baik melalui jaringan frame relay, maupun melewati jaringan ISDN ataupun lewat point-to-point.














0 komentar:
Posting Komentar